Mungkin ada di antara anda yang kesulitan untuk berbagi koneksi internet dengan perangkat lain. Salah satu aplikasi yang sering digunakan adalah Network Bridge. Para prinsipnya, aplikasi ini sama dengan ICS (Internet Connection Sharing) pada Windows XP. Bedanya, Network Bridge lebih fleksibel tetapi lebih tidak aman. Berikut adalah langkah-langkahnya:

Lakukan instalasi Network Bridge terlebih dahulu. Melalui terminal, ketik:

sudo apt-get install bridge-utils

Berikutnya, siap-siap matikan semua aktivitas internet anda, karena servis jaringan pada Ubuntu akan dimatikan sebentar. Pada terminal, ketik:

sudo /etc/init.d/networking stop

Masih di terminal, sunting arsip interface jaringan anda dengan mengetikkan:

sudo gedit /etc/network/interfaces

Sebelum anda menyuntingnya, perlu anda perhatikan bahwa diasumsikan:

  • koneksi internet anda terhubung pada port eth0 dan anda ingin membagi koneksi internet itu pada port eth1 – mungkin berlaku juga sebaliknya, tetapi saya belum pernah mencobanya.
  • seluruh konfigurasi jaringan anda mendukung DHCP, baik pada eth0 maupun eth1.

Apabila konfigurasi jaringan anda adalah seperti di atas, maka ganti SELURUH ISI arsip interface jaringan anda dengan konfigurasi berikut:

auto lo
iface lo inet loopback

auto eth0
iface eth0 inet manual

auto eth1
iface eth1 inet manual

auto br0
iface br0 inet dhcp
bridge_ports eth0 eth1

Simpan perubahan yang telah anda lakukan.

Bila anda perhatikan, pada bagian akhir ada port baru yaitu br0, yang merupakan port jembatan (bridge) antara eth0 dan eth1.

Sekarang, jalankan kembali servis jaringan anda. Melalui terminal, ketik:

sudo /etc/init.d/networking start

Selesai. Sekarang koneksi internet anda dapat digunakan juga oleh PC atau perangkat lain yang terhubung melalui eth1. Hal ini juga otomatis dilakukan ketika anda menyalakan PC atau laptop anda selanjutnya. Kelemahannya, kini waktu boot Ubuntu anda akan terasa lebih lambat karena konfigurasi jaringan yang akan dilakukan pada saat booting. ^^

Print

Related Posts: