Inilah salah satu oprekan yang paling menarik pada Ubuntu. Ya, seorang tukang oprek bernama sebbo90 menginstalasikan Ubuntu pada HTC Touch Pro2 yang sebelumnya menjalankan sistem operasi Windows Mobile 6.1/6.5. Yang menarik lagi, ternyata prosedur instalasinya cukup mudah: anda cukup mengunduh sebuah berkas instalasi yg terkompresi berukuran 200MB, ekstrak, lalu jalankan berkas EXE yang ada. beberapa saat kemudian, anda bisa langsung menikmati salah satu distro Linux terpopuler ini pada perangkat handset anda. Berikut videonya:
Ya, anda bisa melihat performa Ubuntu yang -secara mengejutkan- cukup responsif pada HTC Touch Pro2 ini. Tertarik? ^^
Tampilan App Center pada Jolicloud Robby versi Final
(Klik pada screenshot di atas untuk tampilan besar) Setelah beberapa bulan menjalani versi beta, akhirnya tim pengembang Jolicloud mengumumkan bahwa mereka akan merilis Jolicloud “Robby” versi final pada akhir bulan ini. Salah satu perubahan terbesar adalah penggunaan Chrome untuk menggantikan Mozilla Prism dalam menangani aplikasi berbasis web pada Jolicloud. Ya, semua (600+) aplikasi web Jolicloud di App Center akan dikonversikan ke Chrome. Menurut mereka, Chrome jauh lebih cepat dalam menangani aplikasi-aplikasi berbasis web dibandingkan dengan Mozilla Prism.
Walaupun demikian, Firefox tetap menjadi aplikasi peramban utama Jolicloud. Versi yang akan mereka gunakan adalah Firefox 3.6. Tim pengembang Jolicloud mengklaim performa (kecepatan) Firefox di Jolicloud lebih cepat sekitar 10% dari distro Linux lain pada netbook dengan prosesor Intel Atom. Hal ini disebabkan oleh diaktifkannya sebuah “compiler flag” pada Firefox untuk menghilangkan pembatasan pada Intel Atom dan optimasi pada penggunaan cache.
Selain itu, kini Jolicloud juga sudah mendukung seri baru Intel Atom, yaitu Pine Trail (seperti Intel Atom N450, N470). NVIDIA ION dan Broadcom HD Accelerator juga sudah didukung penuh, terutama untuk pemutaran video definisi tinggi 1080p. Yang menarik, tim pengembang juga mengklaim bahwa Jolicloud sudah bisa memakai kemampuan Intel Pine Trail (Intel GMA 3150) untuk memutar video definisi tinggi 1080p secara langsung, tanpa perlu melakukan instalasi perangkat lunak atau aplikasi tambahan. Wow!
Saya jadi tertarik untuk menginstalasikan distro varian Ubuntu ini ke dalam HP Mini 311 saya yang menggunakan NVIDIA ION. Bagaimana dengan anda? Apakah anda tertarik menggunakannya? Atau mungkin anda sudah menggunakan Jolicloud pada netbook anda? ^^
Momen menjelang rilis terbaru Ubuntu versi Long-Term-Support (LTS atau Dukungan Jangka Panjang) tampaknya dimanfaatkan oleh Canonical untuk memperbarui brand (pencitraan) Ubuntu. Bila sebelumnya tagline (motto) Ubuntu adalah “Linux for Human Being” (Linux untuk Umat Manusia), maka sekarang akan dirubah menjadi “Ubuntu is Lightware” (Ubuntu itu Ringan). Ya, tema Ubuntu kali ini adalah “light“, yang bisa diartikan sebagai “ringan” dan “bercahaya”.
Selain itu, Ubuntu (dan variannya) juga akan memperoleh sejumlah perubahan yang cukup radikal dari sisi desain, termasuk logo, tema desktop, desain situs, dan lainnya. Perubahan-perubahan ini tampaknya akan direalisasikan sejak rilis Ubuntu 10.04 Lucyd Lynx nanti. Apa saja yang berubah?
Atas saran Jacobian, saya mempertimbangkan penggunaan sistem komentar DISQUS di Animaster Talks. Setelah melihat-lihat fitur yang ditawarkan oleh DISQUS dan berpikir sebentar (sekitar 2 menit ^^;), saya akhirnya memutuskan untuk mengimplementasikan sistem komentar ini. Semoga sistem baru ini semakin mempermudah anda dalam memberikan dan memantau komentar. Terima kasih atas sarannya, Jacobian! ^^
CATATAN: Saya bukan anggota divisi marketing Indosat ^^;
Saya hanya ingin memberitahukan bahwa Google Android akhirnya didistribusikan secara resmi di Indonesia. Ya, Indosat akan meluncurkan paket bundling beberapa ponsel pintar (smartphone) berbasis Android, yaitu:
HTC Hero (layar sentuh) – Rp 4.999.000
Motorola Milestone (layar sentuh + QWERTY) – Rp 5.999.000
Samsung Galaxy Spica (layar sentuh) – Rp 2.999.000
LG GW 620 (layar sentuh + QWERTY) – Rp 3.499.000
Huawei U8230 (layar sentuh) – Rp 2.999.000
Sony Ericsson XPERIA X10 (layar sentuh) – Rp 6.500.000
Indosat sudah mulai menerima pemesanan untuk perangkat-perangkat tersebut dan ada beberapa bonus yang berbeda untuk pemesanan perangkat tertentu. Nantinya anda bisa "menyelesaikan" pemesanan anda pada tanggal 3 Maret nanti pada acara Indosat Android Expo yang diselenggarakan di 7 kota (Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Makassar). Jangan lupa membawa bukti pemesanan (bisa dicetak dari situs webnya atau e-mail) dan KTP yang sesuai dengan data saat pemesanan.
Oh ya, periode pemesanan dimulai tanggal 22 Februari dan berakhir 28 Februari, jadi bagi anda yang tertarik melakukan pemesanan, silakan langsung klik pada situs resminya. Bagi anda yang penasaran dengan Google Android, saya sudah pernah mencobanya dalam sistem virtual. ^^
Dalam waktu dekat ini tampaknya Canonical akan memiliki sumber penghasilan baru, yaitu Ubuntu One Music Store (toko musik Ubuntu One). Ya, dari namanya sudah kelihatan bahwa layanan jual-beli musik ini merupakan bagian dari layanan sinkronisasi berkas Ubuntu One.
Selain dapat diakses melalui situs webnya, rencananya toko musik Ubuntu One ini juga akan diintegrasikan ke dalam Rhythmbox dan/atau Banshee, pemutar musik default pada Ubuntu, sehingga nanti anda bisa mengakses layanan ini langsung dari pemutar musik tersebut. Format musik yang didukung adalah MP3 dan (kemungkinan besar) FLAC.
Bagi yang tertarik mencoba, kabarnya layanan ini akan mulai diujicobakan pada Ubuntu 10.03 Lucid Lynx alpha 3. ^^
Ya, salah satu hal pertama yang saya lakukan setelah membeli iPhone 3GS ini adalah menginstalasikan aplikasi Wordpress untuk iPhone. Berikut adalah tampilannya pada iPhone: