Baru-baru ini, Google merilis sebuah layanan/aplikasi baru, yaitu Google Public Data Explorer. Aplikasi yang masih merupakan produk Google Labs (baca: tahap percobaan) ini memungkinkan anda untuk melakukan visualisasi dan analisa data dari sekumpulan data statistik mengenai topik-topik populer tertentu berdasarkan hasil pencarian pada Google, seperti tingkat fertilitas, pengangguran, dan pendapatan minimum di berbagai daerah. Ya, aplikasi ini sangat berguna bagi para siswa, jurnalis, dan penyusun kebijakan, yang membutuhkan data-data statistik semacam ini.
Data-data statistik tersebut diperoleh Google hasil kerjasama dengan sejumlah instansi pemerintah, seperti biro ketenagakerjaan dan biro kependudukan. Bagi anda yang ingin mencobanya, silakan langsung kunjungi situs resminya. Semoga nantinya pemerintah Indonesia juga bisa membuka data-data statistiknya agar dapat diakses oleh masyarakat untuk berbagai kebutuhan. ^^
Tampilan App Center pada Jolicloud Robby versi Final
(Klik pada screenshot di atas untuk tampilan besar) Setelah beberapa bulan menjalani versi beta, akhirnya tim pengembang Jolicloud mengumumkan bahwa mereka akan merilis Jolicloud “Robby” versi final pada akhir bulan ini. Salah satu perubahan terbesar adalah penggunaan Chrome untuk menggantikan Mozilla Prism dalam menangani aplikasi berbasis web pada Jolicloud. Ya, semua (600+) aplikasi web Jolicloud di App Center akan dikonversikan ke Chrome. Menurut mereka, Chrome jauh lebih cepat dalam menangani aplikasi-aplikasi berbasis web dibandingkan dengan Mozilla Prism.
Walaupun demikian, Firefox tetap menjadi aplikasi peramban utama Jolicloud. Versi yang akan mereka gunakan adalah Firefox 3.6. Tim pengembang Jolicloud mengklaim performa (kecepatan) Firefox di Jolicloud lebih cepat sekitar 10% dari distro Linux lain pada netbook dengan prosesor Intel Atom. Hal ini disebabkan oleh diaktifkannya sebuah “compiler flag” pada Firefox untuk menghilangkan pembatasan pada Intel Atom dan optimasi pada penggunaan cache.
Selain itu, kini Jolicloud juga sudah mendukung seri baru Intel Atom, yaitu Pine Trail (seperti Intel Atom N450, N470). NVIDIA ION dan Broadcom HD Accelerator juga sudah didukung penuh, terutama untuk pemutaran video definisi tinggi 1080p. Yang menarik, tim pengembang juga mengklaim bahwa Jolicloud sudah bisa memakai kemampuan Intel Pine Trail (Intel GMA 3150) untuk memutar video definisi tinggi 1080p secara langsung, tanpa perlu melakukan instalasi perangkat lunak atau aplikasi tambahan. Wow!
Saya jadi tertarik untuk menginstalasikan distro varian Ubuntu ini ke dalam HP Mini 311 saya yang menggunakan NVIDIA ION. Bagaimana dengan anda? Apakah anda tertarik menggunakannya? Atau mungkin anda sudah menggunakan Jolicloud pada netbook anda? ^^
Tak terasa sudah 2 minggu saya menggunakan iPhone 3GS ini. Selama 2 minggu ini pula saya mulai membentuk semacam pola kebiasaan dalam mengakses aplikasi pada iPhone ini.
Beberapa aplikasi yang paling sering saya gunakan adalah aplikasi bawaan iPhone, seperti Mail, Message, Calendar, iPod, dan App Store. Selain itu, ada juga beberapa aplikasi pihak ketiga (yang gratis tentunya ^^) seperti Facebook (wajib), Yahoo Messenger, Evernote, Dropbox, dan … Cydia. ^^
Bagaimana dengan anda? Aplikasi iPhone apa yang biasanya anda gunakan?
Bagi anda penggemar berat Apple, catat tanggal ini pada kalender atau agenda anda: 3 April 2010. Ya, Apple akan merilis iPad secara resmi pada tanggal tersebut di Amerika Serikat dan anda bisa melakukan pemesanan mulai minggu depan, tanggal 12 Maret 2010 melalui Apple.com atau Apple Store. Pada saat peluncurannya ini, model iPad yang tersedia hanya versi WiFi. Apabila anda menginginkan versi yang WiFi + 3G, anda harus menunggu sampai akhir April nanti.
Setelah Amerika Serikat, Apple rencananya merilis iPad di Australia, Kanada, Perancis, Jerman, dan Italia. Sedangkan negara-negara lainnya seperti Jepang, Spanyol, Swiss, dan Inggris akan memperolehnya pada akhir April. Indonesia? Tunggu saja di FJB (Forum Jual Beli) Kaskus pada bulan depan. ^^
Sang mastermind seri Metal Gear dikabarkan telah bergabung dengan jejaring sosial Twitter. Memang akun ini belum diverifikasi oleh Twitter sebagai akun resmi Kojima, namun pengikutnya telah mencapai 5000 anggota.
Tampaknya akun ini bisa menjadi sumber berita untuk seri Metal Gear dan Zone of The Enders. ^^
CATATAN: Saya bukan anggota divisi marketing Indosat ^^;
Saya hanya ingin memberitahukan bahwa Google Android akhirnya didistribusikan secara resmi di Indonesia. Ya, Indosat akan meluncurkan paket bundling beberapa ponsel pintar (smartphone) berbasis Android, yaitu:
HTC Hero (layar sentuh) – Rp 4.999.000
Motorola Milestone (layar sentuh + QWERTY) – Rp 5.999.000
Samsung Galaxy Spica (layar sentuh) – Rp 2.999.000
LG GW 620 (layar sentuh + QWERTY) – Rp 3.499.000
Huawei U8230 (layar sentuh) – Rp 2.999.000
Sony Ericsson XPERIA X10 (layar sentuh) – Rp 6.500.000
Indosat sudah mulai menerima pemesanan untuk perangkat-perangkat tersebut dan ada beberapa bonus yang berbeda untuk pemesanan perangkat tertentu. Nantinya anda bisa "menyelesaikan" pemesanan anda pada tanggal 3 Maret nanti pada acara Indosat Android Expo yang diselenggarakan di 7 kota (Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Makassar). Jangan lupa membawa bukti pemesanan (bisa dicetak dari situs webnya atau e-mail) dan KTP yang sesuai dengan data saat pemesanan.
Oh ya, periode pemesanan dimulai tanggal 22 Februari dan berakhir 28 Februari, jadi bagi anda yang tertarik melakukan pemesanan, silakan langsung klik pada situs resminya. Bagi anda yang penasaran dengan Google Android, saya sudah pernah mencobanya dalam sistem virtual. ^^
Dalam waktu dekat ini tampaknya Canonical akan memiliki sumber penghasilan baru, yaitu Ubuntu One Music Store (toko musik Ubuntu One). Ya, dari namanya sudah kelihatan bahwa layanan jual-beli musik ini merupakan bagian dari layanan sinkronisasi berkas Ubuntu One.
Selain dapat diakses melalui situs webnya, rencananya toko musik Ubuntu One ini juga akan diintegrasikan ke dalam Rhythmbox dan/atau Banshee, pemutar musik default pada Ubuntu, sehingga nanti anda bisa mengakses layanan ini langsung dari pemutar musik tersebut. Format musik yang didukung adalah MP3 dan (kemungkinan besar) FLAC.
Bagi yang tertarik mencoba, kabarnya layanan ini akan mulai diujicobakan pada Ubuntu 10.03 Lucid Lynx alpha 3. ^^