Ulasan MeeGo v1.0 – Gabungan Intel Moblin dan Nokia Maemo

View Comments

Tampilan MyZone - halaman awal MeeGo

Tampilan MyZone - halaman awal MeeGo

Beberapa bulan lalu, Intel dan Nokia mengumumkan kerja sama mereka dalam mengembangkan sebuah sistem operasi baru, yaitu MeeGo. Bagi yang belum tahu, sistem operasi ini dikembangkan dari 2 sistem operasi, yaitu Moblin (Intel) dan Maemo (Nokia), yang mana keduanya berbasis Linux. Karena sama-sama menggunakan framework UI open source Clutter, sekilas tampilan umum MeeGo cukup mirip denganĀ Intel Moblin yang pernah saya bahas beberapa saat lalu.

MeeGo versi 1.0 sendiri baru dirilis beberapa saat lalu, dan secara resmi baru tersedia khusus untuk netbook. Karena dioptimasi untuk Intel Atom, saya berniat untuk mencoba MeeGo secara live (via flashdisk) pada netbook HP Mini 311 saya. Namun sayangnya MeeGo gagal booting, karena belum mendukung chipset NVIDIA ION. Saya lalu mencoba MeeGo pada notebook Sony VAIO saya yang menggunakan chipset dan kartu grafis onboard Intel, dan MeeGo berhasil di-boot. Bagaimana tampilan dan fitur-fitur yang ditawarkan oleh MeeGo?

More

Related Posts:

Jolicloud “Robby” Versi Final Segera Dirilis

View Comments

Tampilan App Center pada Jolicloud Robby versi Final

Tampilan App Center pada Jolicloud Robby versi Final

(Klik pada screenshot di atas untuk tampilan besar) Setelah beberapa bulan menjalani versi beta, akhirnya tim pengembang Jolicloud mengumumkan bahwa mereka akan merilis Jolicloud “Robby” versi final pada akhir bulan ini. Salah satu perubahan terbesar adalah penggunaan Chrome untuk menggantikan Mozilla Prism dalam menangani aplikasi berbasis web pada Jolicloud. Ya, semua (600+) aplikasi web Jolicloud di App Center akan dikonversikan ke Chrome. Menurut mereka, Chrome jauh lebih cepat dalam menangani aplikasi-aplikasi berbasis web dibandingkan dengan Mozilla Prism.

Walaupun demikian, Firefox tetap menjadi aplikasi peramban utama Jolicloud. Versi yang akan mereka gunakan adalah Firefox 3.6. Tim pengembang Jolicloud mengklaim performa (kecepatan) Firefox di Jolicloud lebih cepat sekitar 10% dari distro Linux lain pada netbook dengan prosesor Intel Atom. Hal ini disebabkan oleh diaktifkannya sebuah “compiler flag” pada Firefox untuk menghilangkan pembatasan pada Intel Atom dan optimasi pada penggunaan cache.

Selain itu, kini Jolicloud juga sudah mendukung seri baru Intel Atom, yaitu Pine Trail (seperti Intel Atom N450, N470). NVIDIA ION dan Broadcom HD Accelerator juga sudah didukung penuh, terutama untuk pemutaran video definisi tinggi 1080p. Yang menarik, tim pengembang juga mengklaim bahwa Jolicloud sudah bisa memakai kemampuan Intel Pine Trail (Intel GMA 3150) untuk memutar video definisi tinggi 1080p secara langsung, tanpa perlu melakukan instalasi perangkat lunak atau aplikasi tambahan. Wow!

Saya jadi tertarik untuk menginstalasikan distro varian Ubuntu ini ke dalam HP Mini 311 saya yang menggunakan NVIDIA ION. Bagaimana dengan anda? Apakah anda tertarik menggunakannya? Atau mungkin anda sudah menggunakan Jolicloud pada netbook anda? ^^

Sumber: Blog Jolicloud

Related Posts:

Tren Teknologi Informasi dari CES 2010

View Comments

CES 2010

Consumer Electronics Show (CES) merupakan sebuah even tahunan yang mempertemukan berbagai pelaku dunia Teknologi Informasi (TI) dari seluruh dunia. Pada ajang ini, para produsen produk TI berlomba-lomba memamerkan produk dan teknologi terbaru mereka, sedangkan para konsumen sibuk mengamati dan mencoba berbagai perangkat dan teknologi baru tersebut. Ya, ajang CES kerap kali dijadikan acuan tren TI pada tahun tersebut, seperti yang terjadi pada CES 2010 ini. Apa saja yang akan menjadi tren pada 2010?

More

Related Posts:

Seri VAIO Terbaru dari Sony

View Comments

VAIO

Pada ajang CES 2010 ini, Sony mengumumkan beberapa seri terbaru dari jajaran notebook VAIO nya. Bagaimana bentuk fisik dan spesifikasinya? Berikut ulasan singkatnya.

More

Related Posts:

Intel Pine Trail: Tren Platform Netbook 2010

View Comments

HP Mini 210

Semua pasti setuju kalau dikatakan bahwa tahun 2009 merupakan tahun keemasan netbook. Berbagai produsen berlomba-lomba merilis netbook, mulai dari “pemain lama” macam Sony, HP, Dell, Acer, Toshiba, hingga pendatang baru seperti Samsung dan Nokia. Umumnya netbook tersebut mengusung spesifikasi yang rata-rata sama:

  • Prosesor: Intel Atom N270 atau N280 atau Z520
  • RAM: 1 atau 2GB
  • HDD: 160GB
  • Layar: 10.1″ dengan resolusi 1024 x 600

Menjelang akhir tahun, sederet netbook juga diperkuat dengan solusi grafis dari NVIDIA, yaitu ION. Dengan ION, netbook bisa memutar video definisi tinggi hingga 1080p dan memainkan game dengan lebih lancar. Beberapa netbook yang menggunakan ION antara lain HP Mini 311, Lenovo S12, dan ASUS Eee PC 1201N.

Nah, untuk tahun yang baru (2010), Intel meresponnya dengan perilisan platform baru untuk netbook, yang biasanya disebut “Pine Trail“. Apa itu Pine Trail?

More

Related Posts:

Kuki Linux: Alternatif untuk Netbook

View Comments

Tampilan desktop Kuki Linux

Tampilan desktop Kuki Linux

Satu lagi sistem operasi alternatif bagi pengguna netbook: Kuki Linux. Sistem operasi berbasis Ubuntu ini awalnya dikembangkan sebagai pengganti Linpus Lite pada netbook Acer Aspire One. Kuki menggunakan Xfce (seperti Xubuntu) dan sudah dibundel dengan beberapa aplikasi ringan.

Karena desakan dan dukungan dari komunitas, kabarnya Kuki sudah kompatibel penuh juga dengan beberapa netbook lainnya, seperti ASUS Eee PC 1008HA dan 1005HA. Tertarik untuk mencobanya? Silakan mengunjungi situs resminya untuk informasi lebih lanjut mengenai Kuki Linux. ^^

Related Posts:

HP Mini 311: Bukan Netbook Biasa

View Comments

HP Mini 311 dengan NVIDIA ION

HP Mini 311 dengan NVIDIA ION

Spesifikasi HP Mini 311 ini cukup umum: Intel Atom N270/N280, RAM 1GB, HDD 160GB, dan Windows XP Home. Lalu apa yang membuatnya berbeda? Yang paling kelihatan adalah adanya NVIDIA ION pada netbook tersebut. Kalau anda tidak tahu, NVIDIA ION merupakan kombinasi NVIDIA GeForce 9400M dengan prosesor Intel Atom. Nah dengan adanya NVIDIA ION pada netbook ini, kinerjanya dalam mengolah grafis meningkat cukup jauh dibandingkan seri netbook tanpa ION. Ya, kini anda bisa menonton film definisi tinggi (HD) sampai 1080p dengan lancar dan memainkan beberapa game 3D yang tidak butuh spesifikasi tinggi. Di samping itu, HP Mini 311 juga dilengkapi dengan layar 11,6 inci dan resolusi 1366 x 768. Harganya juga cukup kompetitif: 399 USD (sekitar Rp 4 juta). Wow!

More

Related Posts:

Older Entries